Gubernur ajak DPRD Sulut dorong ekonomi di tengah pandemi Covid-19

Gubernur ajak DPRD Sulut dorong ekonomi di tengah pandemi Covid-19 Next item Pendaftaran CaKPID

Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw (AA) mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK), saat memimpin Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut terhadap KUA dan PPAS perubahan APBD Sulut TA 2020 di kantor DPRD Sulut, Senin (24/08/2020)

AA menjelaskan Pemerintah Provinsi telah melakukan berbagai langkah terobosan dan lompatan pembangunan, melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga berbagai proyek stratergis nasional bisa dilaksanakan di Sulut termasuk dijadikanya likupang sebagai kawasan prioritas pengembangan pariwisata di tahun 2021.

Lanjut AA, terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini pemerintah Provinsi Sulut masih tetap menunjukan performa yang optimal, sehingga mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil di angka 4,27%. Hal ini patut disyukuri dan dibanggakan, dengan terus menjaga ikhtiar bahwa segala daya upaya terbaik yang dilakukan oleh Pemerintah Sulut serta dukungam kemitraan strategis DPRD Provinsi Sulut niscaya kita akan mencapai hasil pembangunan yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Sedangkan Olly dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Terkait KUA-PPAS Perubahan T.A. 2020, bahwa pada Semester II Tahun 2020 diasumsikan kondisi perekonomian Sulut masih dipengaruhi oleh trend perkembangan perekonomian nasional pada Semester I yang mengalami pelambatan, karena pandemi Covid-19, sehingga ekonomi Sulut lebih fokus pada bagaimana menggerakkan sektor pertanian, perikanan kelautan dan kehutanan sebagai kontributor terbesar terhadap pembentukan struktur perekonomian daerah.

Lebih lanjut, Gubernur Olly mengajak pihak DPRD Sulut bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut di tengah pandemi Covid-19.

“Banyak hal yang harus kita lakukan di Sulut. Kita perlu dukungan dari seluruh anggota DPRD yang ada di Sulut untuk dapat bekerja bersama-sama dengan pemerintah. Tujuannya, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di saat pandemi Covid-19 ini. Kita tidak menyangka dengan situasi seperti ini. Tetapi kalau kita mendapat bantuan dari pemerintah pusat, guna membuka sektor-sektor perekonomian baru, saya yakin dan percaya harapan kita Sulut akan lebih baik dan lebih hebat ke depan,” tandasnya.

Diketahui, Gubernur Olly menyampaikan bahwa penyusunan KUA-PPAS Perubahan T.A. 2020 berbeda dari penyusunan pada tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19.

“Tahapan pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 telah dimulai dengan melakukan refocusing kegiatan dan anggaran sebagaimana yang diamanatkan oleh Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk penanganan pandemi covid-19 dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan,” beber Olly

Diinformasikan bahwa tahapan selanjutnya untuk pembahasan KUA dan PPAS APBD akan dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tutup Angouw.

Dalam Rapat Paripurna nampak hadir Wakil Gubernur, Sekdaprov, jajaran Forkopimda dan para pejabat diruang lingkup Pemprov Sulut. (Humas)

Your Comment

Leave a Reply Now

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − seven =